Bayangkan Anda masuk ke ruang kelas, lalu guru Anda berkata, “Hari ini kita akan belajar cara menjadi pahlawan super,” atau mungkin, “Saatnya latihan berjalan di atas tali!” Kedengarannya seperti adegan dari film fiksi, bukan? Tapi percayalah—ini bukan cerita rekaan. Di berbagai belahan dunia, ada sekolah dan universitas yang benar-benar menawarkan mata pelajaran unik. Nyeleneh, bahkan terkesan lucu—dan semuanya masuk dalam kurikulum resmi.

Jika di Indonesia para pelajar terbiasa belajar matematika, bahasa Indonesia, atau fisika. Di luar negeri Anda bisa menemukan kelas yang mengajarkan topik-topik di luar nalar. Mulai dari ilmu tentang zombie hingga strategi meningkatkan kebahagiaan. Artikel ini akan mengajak Anda menjelajahi deretan mata kuliah paling tak biasa yang benar-benar diajarkan di universitas ternama. Siap-siap untuk tertawa, terkejut, sekaligus bertanya-tanya: “Kenapa pelajaran kayak begini belum ada di sekolah saya?”


1. Ilmu Zombie – University of Baltimore, Amerika Serikat

Di University of Baltimore, mahasiswa bisa memilih mata kuliah The Zombie Apocalypse. Sebuah pelajaran yang terdengar aneh di permukaan, tapi sebenarnya punya nilai akademik yang serius. Di kelas ini, mahasiswa menggunakan film, komik, dan literatur zombie untuk menganalisis dinamika sosial. Ketakutan kolektif, dan representasi budaya dalam masyarakat modern.

Meskipun judulnya terdengar nyeleneh, mata kuliah ini memberikan pendekatan interdisipliner yang menarik. Mahasiswa diajak memahami mengapa kisah zombie begitu populer, apa yang mereka wakili dalam konteks sosial, dan bagaimana ketakutan manusia tercermin dalam budaya pop.

Sebagai bagian dari tugas akhir, mahasiswa bahkan bisa membuat komik atau menulis skenario bertema kiamat zombie, yang bukan hanya kreatif tapi juga analitis. Pelajaran ini membuktikan bahwa bahkan tema horor bisa menjadi jendela untuk memahami masyarakat dan cara berpikir manusia dari sudut pandang akademis.


2. Menjadi Pahlawan Super – University of California, Irvine

Siapa bilang menjadi pahlawan super hanya bisa terjadi di komik atau film? Di University of California, Irvine, ada mata kuliah bernama The Science of Superheroes, yang membedah konsep ilmiah di balik kekuatan tokoh-tokoh seperti Superman, Spiderman, dan Iron Man.

Di kelas ini, mahasiswa belajar fisika, kimia, dan biologi melalui analisis aksi dan kemampuan para pahlawan super. Contohnya: mungkinkah tubuh manusia menahan kecepatan secepat The Flash? Atau, apakah teknologi yang digunakan oleh Iron Man bisa direalisasikan dengan teknologi saat ini?

Pendekatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga efektif dalam membuat pelajaran sains yang biasanya dianggap berat jadi lebih mudah dicerna. Banyak mahasiswa mengaku lebih semangat belajar karena materi yang dikaitkan dengan tokoh favorit mereka terasa relevan, seru, dan aplikatif. Dengan kata lain, ini adalah pelajaran sains yang dibungkus dalam kostum pahlawan super.


3. Ilmu Kebahagiaan – Yale University, Amerika Serikat

Di tengah tekanan akademik yang tinggi dan tuntutan kehidupan kampus, Yale University menghadirkan salah satu mata kuliah paling populer dalam sejarah kampusnya: The Science of Well-Being.

Mata kuliah ini didasarkan pada riset psikologi positif dan berfokus pada bagaimana membangun kebiasaan mental yang sehat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup. Mahasiswa diajarkan cara mengelola stres, melatih rasa syukur, meningkatkan konsentrasi, serta membangun hubungan sosial yang lebih positif.

Yang membuat mata kuliah ini berbeda adalah pendekatannya yang praktis. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga diminta melakukan eksperimen kebahagiaan—seperti menulis jurnal syukur, mengurangi media sosial, atau memberi waktu untuk kegiatan yang bermakna. Efektivitas metode ini terbukti dari popularitasnya: kursus ini kini tersedia secara online dan telah diikuti oleh jutaan orang di seluruh dunia.

BACA JUGA: Sekolah Gratis di Luar Negeri Bukan Menjadi Mimpi Belaka! Ini Daftar Negaranya!